Laabi's Blog











DAN BROWN

Dan Brown (lahir di Exeter, New Hampshire, Amerika Serikat, 22 Juni 1964; umur 46 tahun) adalah seorang pengarang novel terkenal. Karyanya telah di cetak dan dialih bahasakan ke dalam 40 negara di dunia.

Dan Brown menjadi terkenal dan mendunia lantaran bukunya yang berjudul The Da Vinci Code (Kode Da Vinci). Dan Brown berhasil menyita perhatian banyak orang karena dalam bukunya tersebut ia menghadirkan sebuah kontroversi. Artis pemeran utama pria yang berperan sebagai Robert Langdon adalan Tom Hanks, aktor Perancis Jean Reno memerankan tokoh detektif polisi Bezu Fache. Film ini dirilis pada pertengahan tahun 2006 dan disutradari oleh Ron Howard.

Dan Brown adalah lulusan dari Universitas Amherst dan Akademi Phillips Exeter. Sebelum menjadi penulis, ia pernah berprofesi sebagai guru bahasa Inggris. Saat ini Dan Brown bertempat tinggal di New England

Berikut ini adalah novel karya Dan Brown dalam urutan tahun diterbitkannya.
1997 Digital Fortress , edisi Bahasa Indonesia berjudul Benteng Digital
2000 Angels and Demons, edisi Bahasa Indonesia berjudul Malaikat dan Iblis
2001 Deception Point, edisi Bahasa Indonesia berjudul Titik Muslihat
2003 The Da Vinci Code
2009 The Lost Symbol

J K ROWLING

Joanne Kathleen Rowling atau lebih dikenal sebagai J.K. Rowling adalah seorang novelis yang terkenal dengan karya panjangnya, Harry Potter. Sebelumnya perempuan kelahiran Yate, Bristol, England, Inggris ini adalah seorang single parent (orang tua tunggal) yang tinggal di Edinburgh, Skotlandia, setelah bercerai dengan suaminya yang berprofesi sebagai wartawan.

Rowling menjadi sorotan kesusasteraan internasional mulai 1999, saat tiga seri pertama novel remaja Harry Potter berada tiga teratas dalam daftar New York Times best-seller, setelah sebelumnya juga memperoleh kemenangan yang sama di Britania Raya. Novel tersebut masing-masing Harry Potter and the Philosopher’s Stone (1997), Harry Potter and the Chamber of Secrets (1998) dan Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (1999).

Rezeki Rowling semakin bertambah saat seri keempat, Harry Potter and the Goblet of Fire (2000) diterbitkan pada Juli 2000. Seri ini menjadi buku paling laris penjualannya dalam sejarah.

Perempuan kelahiran 31 Juli 1965 itu, terhitung telah menulis tujuh novel Harry Poter. Buku kelimanya, Harry Potter and the Order of the Phoenix (2003), menyusul Harry Potter and the Half-Blood Prince (2005) dan Harry Potter and the Deathly Hallows (2007).

Rowling menjadi sangat beruntung, setelah keseluruhan edisi bukunya diproduksi dalam bentuk layar lebar. Dan keseluruhannya merengkuh kesuksesan yang luar biasa.

Stephenie Meyer

Stephenie Morgan Meyer (lahir di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, 24 Desember 1973; umur 36 tahun) adalah seorang penulis novel Amerika Serikat. Ia dikenal dengan karyanya Twilight series yaitu Twilight, New Moon, Eclipse, dan Breaking dawn. Salah satu novelnya, Twilight telah diproduksi dalam bentuk layar lebar. Karyanya yang lain antara lain adalah Midnight Sun, Twilight dari sudut pandang Edward Cullen.

Stephenie Meyer telah membuat beberapa novel dari seri twilight maupun bukan seri twilight. Awal mula ia menulis cerita tentang twilight berdasarkan atas mimpinya tentang seorang gadis yang jatuh cinta terhadap seorang vampire.

Karya-karya:
Twilight (Oktober 2005)
New Moon (Agustus 2006)
short story in Prom Nights from Hell (April 2007)
Eclipse (Agustus 2007)
The Host (Mei 2008)
Breaking Dawn (Agustus 2008)
Midnight Sun (akan datang)
The Twilight Saga: The Official Guide (Desember 2008)
The Soul (akan datang)
The Seeker (akan datang)

Luna Torashyngu

Luna Torashyngu
Website: http://www.novelku.com/isi/beranda.html.jpg

Dikutip dari websitenya Luna:

Pertama-tama aq ucapin terima kasih karena kalian udah baca novel-novelku (Lebih terima kasih lagi buat yang beli, bukan minjem hee..hee..heee). Semoga kalian enjoy dan menikmati cerita novelku (makanan kali….)

Tentu kalian bertanya-tanya kenapa di novel-novelku, nggak ada profile atau biodataku (Hanya ada satu novel yang nampilin biodata dan fotoku). Nggak kayak penulis-penulis lain yang bahkan masang foto mereka. Mungkin kalian bertanya-tanya, apa aq begitu nggak pedenya buat sekedar nampilin biodata dan masang foto?

Sebetulnya bukan itu alasan sebenarnya. Aq cuman ikut apa yang dibilang Shakespeare,”apa artinya sebuah profile?” Aq ingin agar kalian beli dan baca novelku karena suka ama ceritanya, dan bukan karena tau siapa penulisnya. That’s it!

Tapi sebagai ucapan terima kasih bagi kalian yang udah baca novel-novelku, aq bakal “buka” sedikit tentang aq.

Namaku unik, terdiri atas: Luna, dan Torashyngu. Tentunya itu bukan nama asliku. nama asliku adalah (hee..hee..hee.. masih rahasia. tebak sendiri yaa…) Dalam bahasa Spanyol, Luna berarti “bulan”. Sedang Torashyngu,walau kayak nama Jepang, aq produk lokal loh. Aq pilih nama Torashyngu gw doyan banget segala hal berbau Jepang, dari mulai masakan Jepang, musik, hingga dorama. Penyanyi favoritku Ayumi Hamasaki, BoA, dan sedikit Laruku. Sedang film Jepang kesukaanku : YOMIGAERI (bagi penggemar J-movie wajib nonton nih film. Ceritanya bagus banget! Touching dan romantis!), sedang dorama banyak yang aq suka, tapi paling terkesan waktu nonton LOVE GENERATION-nya Takuya Kimura dan Takako Matsu. Ceritanya berupa cerita cinta sederhana, tapi bagus banget. Beberapa ceritaku bahkan terinspirasi dari J-Movie dan dorama yang pernah aq tonton, walau aq gak bakal jiplak abis-abisan, gak kayak sinetron kita yang doyan banget ngejiplak punya orang (Udah gitu gak mau ngaku lagi…)

Oke, sekian dulu tentang aq. Kalo mo tau lebih jelas lagi tanya aja langsung. Gak usah malu-malu. Gak bayar kok!🙂

Ciaooo…

* Beberapa buku yang pernah ditulis oleh Luna Torashyngu:

Mawar Merah 2 : Metamorfosis
oleh Luna Torashyngu
Riva mencoba memulai menata kembali kehidupannya yang sempat berantakan karena kehadiran Elsa. Dia kembali kuliah, bahkan mulai mengerjakan tugas akhir. Tapi kembali serentetan peristiwa aneh terjadi. Dimulai dari putusnya kontak antara Riva dan Arga yang lagi magang di Jerman secara tiba-tiba, … [selengkapnya]

Lovasket #2 For the Love of the Game
oleh Luna Torashyngu
Vira senang bukan main saat terpilih menjadi anggota tim junior Jawa Barat untuk mengikuti Kejuaraan Nasional. Nggak cuman Vira yang terpilih, Rida juga. Tapi kegembiraan Vira nggak ber-langsung lama. Tanpa diduga, dia kembali bertemu bekas teman yang sekarang jadi seterunya, Stella. Luka lama pun … [selengkapnya]

Victory
oleh Luna Torashyngu
Benarkah tinggal serumah dengan saudara tiri sangat nggak menyenangkan? Kalo pertanyaan itu diajukan pada Raka, dia pasti setuju. Paling nggak itulah yang dia alami ketika harus tinggal dengan Oti, adik tirinya yang tomboi abis. Tingkah laku Oti sering bikin Raka keki.Apa bener Oti emang bandel … [selengkapnya]

Beauty and the Best series: Best of the Best

TeenLit: D’Angel

Angel’s Heart

Beauty and The Best

Love Detective

Lovasket

Mawar Merah: Mosaik

Dua Rembulan

TeenLit: D’Angel: Princess

Teenlit: D’angel: Rose

Raditya Dika

Raditya Dika Nasution (lahir di Jakarta, 28 Desember 1984; umur 25 tahun), akrab dipanggil Radith, adalah seorang penulis asal Indonesia.Di Indonesia, Raditya Dika dikenal sebagai penulis buku-buku jenaka. Tulisan-tulisan itu berasal dari blog pribadinya yang kemudian dibukukan.Buku pertamanya berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller. Buku tersebut menampilkan kehidupan Dikung (Raditya Dika) saat kuliah di Australia. Tulisan Radith bisa digolongkan sebagai genre baru. Kala ia merilis buku pertamanya tersebut, memang belum banyak yang masuk ke dunia tulisan komedi. Apalagi bergaya diari pribadi (personal essay).

Karya pertama yang mengangkat namanya adalah buku berjudul Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh (2005). Buku ini menceritakan kehidupan Radith ketika masih berkuliah di Adelaide, Australia. Cerita yang dibawakan Radith adalah kisah-kisahnya sebagai pelajar Indonesia yang berkuliah di luar negeri.Buku ini ditampilkan dalam format diary (buku harian). Seluruh cerita dalam karyanya tersebut berasal dari blog pribadi terdahulu milik Radith, http://www.kambingjantan.com, yang sekarang menjadi http://www.radityadika.com.

Radith mengawali keinginan untuk membukukan catatan hariannya di blog pribadinya saat ia memenangi Indonesian Blog Award.Radith juga pernah meraih Penghargaan bertajuk The Online Inspiring Award 2009 dari Indosat. Dari pengalaman itu, ia cetak (print out) tulisan-tulisannya di blog kemudian ia tawarkan naskah cetakan itu ke beberapa penerbit untuk dicetak sebagai buku. Awalnya banyak yang menolak, tapi kemudia ketika ia ke Gagasmedia, sebuah penerbit buku, naskah itu diterima, meski harus presentasi dahulu.

Radit sukses menjadi penulis karena ia keluar dari arus utama (mainstream). Ia tampil dengan genre baru yang segar. Yang membuat ia berbeda dari penulis lain adalah ide nama binatang yang selalu ia pakai dalam setap bukunya. Dari buku pertama hingga terbaru, semua judulnya mengandung nama binatang.Bagi Radith, ini adalah selling point-nya.

Bagi Radith, sebagai penulis tetap harus memiliki inovasi. Sebenarnya, pada bulan-bulan pertama, buku pertamanya tidak terlalu laku. Ini, menurut Radith, adalah risiko masuk dalam genre baru. Radith kemudian gencar berpromosi di blog yang ia kelola. Selain itu ia juga gencar promosi dari mulut ke mulut (word of mouth). Radith meminta pembacanya untuk berfoto dengan buku pertamanya itu kemudian dikirim ke Radith. Jadilah ini sebuah strategi pemasaran yang bisa mengelola pembaca sebagai target pasarnya. Menurut Radith, dalam menulis, tidak serta-merta setelah buku terbit, urusan selesai. Kemudian, pemasaran diserahkan kepada penerbit.

Sebaliknya, penulis seharusnya juga menjadi pemasar bagi bukunya sendiri karena sebenarnya penulis juga seniman. Penulis yang kreatif akan menjadikan bukunya sebagai produk yang baginya harus bisa laku di pasaran. Meskipun pada dasarnya buku adalah bukan barang komersial, tetapi memandang buku sebagai sebuah produk berilmu yang pelu dipasarkan adalah sebuah hal yang perlu dilakukan saat ini.

Menjadi penulis sukses bukan berarti tidak ada hambatan. Menurut Radith, hambatan bukan hanya dari industri buku, melainkan juga dari hal-hal yang sifatnya diagonal. Artinya, lawan dari industri buku bisa jadi bukan industri buku lain tapi industri lain yang sebenarnya tidak berhubungan sama sekali seperti hiburan (entertainment), makanan, dan lain-lain. Sebagai contoh, bila ada anak muda memiliki uang 50.000 rupiah, belum tentu ia akan membelanjakannya untuk buku. Bisa jadi uang itu digunakan untuk menonton film di bioskop atau membeli makanan cepat saji. Dan yang jelas, buku bukan pilihan utama.

Bagi Radith hal ini memang sudah lazim. Yang perlu dilakukan adalah terus berkreasi dan bertindak kreatif.Baginya, kompetisi yang ada adalah kunci untuk berinovasi. Tekanan kompetitor bisa menjadi motivasi untuk terus memberikan ide-ide baru dan menggali kemampuan.

Radith kini meneruskan studinya di program ekstensi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Indonesia. Selain itu, kini ia berkarier di penerbit buku Bukune. Radith bertindak sebagai direktur juga sebagai direktur dan pemimpin redaksi.

Buku keduanya berjudul Cinta Brontosaurus, diterbitkan pada tahun 2006.[4] Hampir sama dengan buku sebelumnya, cerita-cerita dalam buku ini berasal dari kisah keseharian Radith.[4] Namun, buku kedua ini menggunakan format cerita pendek (cerpen) yang bercerita mengenai pengalaman cinta Radith yang sepertinya selalu tidak beruntung.[4] Isi dari buku ini meliputi kisah dari sewaktu Radith mengirim surat cinta pertama ke teman saat SD hingga pengalaman Radith memerhatikan kucing Persia-nya yang jatuh dengan kucing kampung tetangganya.[4]

Buku ketiganya yang berjudul Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa terbit pada tanggal 29 Agustus 2007.[5] Buku ketiga ini mengisahkan Radith yang pernah menjadi badut Monas dalam sehari, mengajar bimbingan belajar, lalu saat Radith dikira hantu penunggu WC, sampai cerita mengenai kutukan orang NTB.[5] Sementara, buku keempatnya berjudul Babi Ngesot : Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang terbit pada bulan April 2008.[1]

Ia juga bermain dalam film yang diangkat dari pengalaman hidupnya, Kambing Jantan: The Movie.[6] Pada pertengahan bulan November 2009, melalui situs resminya, Radith mengumumkan bahwa buku kelimanya yang berjudul Marmut Merah Jambu akan segera terbit dengan jadwal edar sementara pada bulan Desember 2009.[1] Namun pada pertengahan bulan Desember silam, Radith kembali lewat situs resminya menyatakan bahwa buku kelimanya tersebut masih mengalami sedikit perubahan dan juga penambahan cerita pada beberapa bagian, sehingga kemungkinan besar penerbitan buku tersebut akan mundur beberapa waktu.

Agnes Jesica

Agnes Jessica

Agnes Jessica adalah mantan guru matematika SMUK I BPK Penabur Jakarta. Karena ingin mengembangkan bakat seni, walau ia suka mengajar dan murid-muridnya juga suka diajar olehnya, ia keluar dan memilih berkarya sebagai penulis novel. Selain menulis, ia juga suka menggubah lagu, main gitar, keyboard, dan menyanyi. Ia sudah melahirkan sebelas novel yang berjudul Jejak Kupu-Kupu, Rumah Beratap Bougenvil, Dua Bayang-Bayang, Satu Abad Sekajap Mata, Peluang Kedua, Dongeng Sebelum Tidur, Bunga Yang Terbuang, Angan Sang Cinderella, Jakarta An Undercover Life, Noda Tak Kasamata dan Maharani. Selain memakai nama Agnes Jessica, ia kerap menulis dengan nama samaran Yoshiko Agunesu. Keiginan utamanya adalah bisa berkarya terus; keinginan kedua: bisa diterima di hati pembaca; dan keinginan terakhir: happily ever after. Bila ada yang ingin berkomunikasi melalui surat, silakan kirim ke PO BOX 1410 Jkb 11014, atau ke alamat e-mail: agnesjessi@yahoo.com.


Primadona Angela

Primadonna Angela Mertoyono (lahir di Rumbai, 7 Oktober 1976; umur 33 tahun) adalah seorang penulis asal Indonesia. Ia menamatkan kuliah di Jurusan Sastra Inggris Universitas Padjadjaran dengan predikat cum laude, ia baru menerbitkan buku pertamanya setelah menikah pada tahun 2004 dengan Isman H. Suryaman, seorang penulis humor. Karya-karyanya termasuk dalam kategori fiksi populer, mengarah pembaca remaja (13-20 tahun) dan dewasa (20-40 tahun).

Karya
Novel Quarter Life Fear, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2005
Novel Belanglicious, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2006
Novel Love at First Fall, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2006
Antologi flash fiction Jangan Berkedip! (ditulis bersama Isman H. Suryaman), Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2006
Novel Quarter Life Dilemma, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2006
Novel Big Brother Complex, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007
Novel Resep Cinta, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007
Novel Kintaholic, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007
Novel DJ & JD (ditulis bersama Syafrina Siregar), Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007
Novel Query Pita, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007
Kumcer Ratu Jeruk Nipis, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008
Buku Meramal Yuuuk!, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008
Novel Dunia Aradia, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2009
Novel Ratu Preman (ditulis bersama Alexandra Xu), Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2009

Andrea Hirata

Andrea Hirata Seman Said Harun (lahir 24 Oktober) adalah seorang penulis Indonesia yang berasal dari pulau Belitong, propinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah novel Laskar Pelangi yang merupakan buku pertama dari tetralogi novelnya, yaitu :
Laskar Pelangi
Sang Pemimpi
Edensor
Maryamah Karpov

Laskar Pelangi termasuk novel yang ada di jajaran best seller untuk tahun 2006 – 2007.

Selain Tetralogi laskar pelangi, Andrea juga menghasilkan karya lain, yaitu Padang Bulan & Cinta di Dalam Gelas yang terbit tahun 2010.

Meskipun studi mayor yang diambil Andrea adalah ekonomi, ia amat menggemari sains–fisika, kimia, biologi, astronomi–dan tentu saja sastra. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi dan backpacker. Sedang mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa, desa di Himalaya.

Andrea berpendidikan ekonomi di Universitas Indonesia, mendapatkan beasiswa Uni Eropa untuk studi master of science di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. Tesis itu telah diadaptasikan ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi Ilmiah. Saat ini Andrea tinggal di Bandung dan masih bekerja di kantor pusat PT Telkom.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera